“Misalnya, untuk celana, paling tidak punya celana jeans, celana kain, atau bahan kanvas. Dengan tiga celana ini saja kita sudah bisa berganti-ganti suasana dan penampilan. Untuk warna sebaiknya punya paling tidak hitam, putih, biru (jeans), cokelat muda/tua. Tak perlu punya celana bergaris, kalau bukan style Anda,” lanjutnya.
Tak hanya celana saja yang dikoreksi, penggunaan sepatu pun harus diperhatikan. Salah satunya adalah menggunakan sepatu ujungnya lancip dan jangan bermodel tumpul atau kotak ketika bekerja atau ke acara penting. Di sisi lain pun, Anda bisa menggunakan sepatu sport jika Anda ingin berolahraga atau hanya sekadar berjalan-jalan.
Lebih lanjut Dwi mengatakan supaya para masyarakat bisa memikirkan daftar busana apa yang belum dimilikinya saat ini. Hal ini berguna untuk menghindari kesalahan berbusana dalam setiap acara yang dikunjungi.
“Siapa pun Anda para pria yang sedang mau menghabiskan uang THR, jika Anda sedang berbelanja busana, pikirkan daftar busana apa yang belum Anda miliki. Maka paling tidak Anda sudah "kaya busana" dengan variasi koleksi basic tersebut. Memang, meski kita tak mau diatur-atur, tetapi fashion dan norma sosial memang kadang ada aturannya,” tuntasnya. So, bagaimana tanggapan kamu soal outfit Kaesang Pangerep?
(Renny Sundayani)