Belum lagi ada Bakso Kemal yang isinya bervariasi, yakni bakso polos, bakso goreng, tahu bakso, somai, somai goreng, dan pangsit goreng. Selain itu ada juga Bakso Kemrusuk yang berisi bakso polos dan rusuk (iga). Bakso Kemrusuk ini menjadi salah satu favorit di Bakso Kemon.
Tak hanya itu, ada juga Bakso Kentung yang berisi bakso polos plus telur ayam dan tahu kopong. Menu lainnya ada Bakso Kelapa, yakni bakso polos yang disajikan di batok kelapa, dan terakhir adalah Bakso Kelana yang berisi tulang sumsum jumbo yang disajikan di mangkuk besar lengkap dengan kuah dan bakso-bakso polos.
Pengunjung bisa menikmati sumsum gurih dari tulang itu dengan pipa sedotan. Harga yang ditawarkan pun masih terjangkau, yakni mulai dari Rp15.000 hingga termahal Rp45.000.
“Istimewanya, kami sajikan tak hanya dengan kuah kaldu, tetapi ada pilihan kuah gulai dan soto. Ini belum ada di tempat lain, kuah gulai istimewa kami ternyata mendapat sambutan besar dari pencinta bakso. Kuah gulainya wangi dan kaya rempah,” kata Marvy.
Semua bakso itu merupakan produksi sendiri dengan daging sapi murni. Tahun ini, Bakso Kemon menghadirkan satu menu istimewa, yakni Bakso Gunung, yakni bakso superjumbo seberat 1 kilogram yang disajikan dalam bentuk tumpeng di mangkuk raksasa. Bakso ini dijual seharga Rp230.000 dan bisa dinikmati untuk 10 orang. Baksonya seperti Bakso Kentung, tetapi ukurannya 1 kilogram. Pilihannya, isi tetelan cabai atau rendang.
“Ada side -nya bisa pilih tiga dari bakso favorit, yaitu keju, telur, atau normal,” ucap Marvy. Namun, Marvy menyebutkan, karena sajiannya perlu waktu panjang, bagi yang berminat untuk bakso ini bisa memesan satu hari sebelumnya. “Biasanya ini dibeli oleh mereka yang sedang ulang tahun atau acara kantor. Kalau biasanya potong tumpeng nasi, di sini potong tumpeng bakso,” paparnya.
(Dinno Baskoro)