Desember 2013 lalu, masjid besar yang bernama asli Masjid Hubbul Wathan ini memang langsung menjadi landmark di pusat Kota Mataram. Bangunannya megah dengan sentuhan tradisional Lombok dan Sumbawa. Modern-nya juga terasa, seperti saat malam, pendaran lampunya sangat indah. Bahkan cahaya yang dimunculkan tak kalah dari permainan lighting masjid-masjid di Timur Tengah.
Ini tentu saja disukai oleh orang yang hobi selfie atau bikin vlog. “Sangat pas untuk anak muda dan wisata keluarga,” kata Ricky.
Sementara Menpar Arief Yahya meyakini anak-anak muda Lombok bisa menemukan model sekaligus bisa menguji hasil-hasil kreativitasnya, sebelum dilepas kei pasar yang penuh dengan persaingan.
“Di sini inilah digodok, creative value-nya. Mereka dibina, ditata, agar siap, kuat, berani bersaing. Jadi, kearifan lokal kita pertahankan dan budaya ditingkatkan,” kata Menpar Arief Yahya. (Adv)
(Abu Sahma Pane)