Narasumber lainnya adalah Mohammad Liga Suryadana dari STP Bandug yang memberikan materi mengenai Isu Strategis Pengembangan Industri Pariwisata, dan Kabid Ekowisata Kemenpar Gunawan Wimbawa yang membawa materi Presentasi Produk Pariwisata dan Sikap Melayani.
Kabid Pengembangan Ekowisata Kemenpar Gunawan Wimbawa menilai kegiatan ini sangat penting. Apalagi, posisi mahasiswa juga sangat strategis.
“Kalian sebagai mahasiswa kepo nggak sih dengan acara ini? Kepo mengapa Kementerian Pariwisata menggelar kegiatan ini di kampus? Ada beberapa pertimbangan sebenarnya. Pertama mahasiswa itu adalah generasi milenial. Masa depan bangsa ada ditangan kalian. Itu pertimbangan pertama,” papar Gunawan.
Alasan kedua, sejak tahun 2015 sudah diberlakukan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Hal ini menjadi tantangan. Yang artinya, dibutuhkan SDM-SDM berkualitas untuk berkompetisi secara regional. Dan pertimbangan terakhir adalah revolusi industri 4.0. dunia pariwisata sudah mengikuti revolusi industri 4.0.
“Pariwisata sudah menerapkan revolusi industri 4.0. Misalnya kalian butuh tiket, tinggal cari Traveloka, atau tiket.com. Kalau biro perjalanan wisata tidak mengikutinya akan tertinggal. Karena akan semakin sulit bersaing,” paparnya.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Akademik Unpad Arry Bainus mengatakan kampusnya sangat mendukung pengembangan pariwisata. Berikut juga menghadirkan SDM berkualitas.