Setelah pernikahan mereka, keduanya memutuskan untuk berhenti dari pekerjaan mereka di Guangzhou dan pindah ke Zhengzhou untuk menjadi lebih dekat dengan keluarga Cai. Tiffany mendapat pekerjaan sebagai guru bahasa Inggris di universitas setempat, sementara Cai sering pulang ke rumah untuk membantu pertanian keluarga.
Pasangan itu mengaku bahwa karena perbedaan bahasa antara mereka, tidak jarang mereka harus saling memahami sesuatu dengan menggunakan tebak kata untuk menyampaikan maksud mereka. Mereka mengatakan bahwa mereka masih saling belajar setiap hari.
Cai juga sempat terbang ke Amerika Serikat untuk melihat keluarga Tiffany. Ibu dan ayah Tiffany sama-sama mengatakan bahwa mereka mendukung keputusan putri mereka untuk mengikuti kata hatinya, dan juga mengakui minat pada budaya China.
Sekarang, Cai, 44 tahun, dan Tiffany, 35 tahun, memiliki seorang putri berusia enam tahun. Beberapa media sosial China tidak dapat melupakan dia karena betapa lucunya anak dari Tiffany dan Cai. Akhir- akhir ini perkawinan antar ras di China memang semakin menjadi umum. Ketika cinta sudah tumbuh semua halangan pasti akan dilewati.
(Utami Evi Riyani)