Ketika sepasang suami-istri telah mengadopsi anak dan pada akhirnya program hamilnya sukses. Kelak, dalam masa pertumbuhannya pasti ada perbedaan pola asuh atau bahkan kasih sayang antara anak kandung dan anak angkat. Tentu hal itu dapat menyakiti hati si anak adopsi.
Belum lagi ketika sudah dewasa dan si anak adopsi harus menerima kenyataan dan tahu bahwa dia bukanlah anak kandung dari kalian. Ini akan terasa menyakitkan bahkan dapat mengganggu kondisi mentalnya jika ia tidak siap menerima kenyataan. Belum lagi urusan rumit lainnya seperti hak dan kewajiban si anak adopsi hingga warisan ketika kedua orangtua meninggal.
3. Kebenaran
Anggapan anak adopsi bisa memancing istri hamil, secara histori medis, itu semua adalah mitos belaka. Namun ketika pasangan suami-istri membuktikan bahwa mitos itu benar, yakinlah itu semua merupakan anugerah dari Tuhan. Ibarat kata, pasangan tersebut memang diberi hadiah dan kepercayaan oleh Tuhan.
(Dinno Baskoro)