Temuan ini menunjukkan, seiring waktu, evolusi lebih disukai orang-orang dengan peningkatan kemampuan berpikir dan lebih tajam tetapi tidak berdampak pada kecenderungan mereka untuk mengembangkan penyakit serius.
Dr Jim Wilson, dari Universitas Usher Institute di Edinburgh, mengatakan, "Studi ini menyoroti kekuatan analisis genetik skala besar untuk mengungkap informasi mendasar tentang sejarah evolusi kita."
"Penelitian kami menjawab pertanyaan pertama yang diajukan oleh Darwin tentang manfaat keragaman genetik," kata Dr Peter Joshi, dari Universitas Usher Institute di Edinburgh.
"Langkah kami selanjutnya adalah mengasah bagian-bagian spesifik genom yang paling diuntungkan dari keanekaragaman."
Studi ini diterbitkan dalam jurnal Nature dan didanai oleh Medical Research Council. Nah, kira-kira bayi Meghan Markle akan sesuai teori ini gak ya? (MART)
(Gabriel Abdi Susanto)