Menjadi istri simpanan bukanlah perkara yang mudah, sebab banyak hal yang nyatanya tidak memberikan keuntungan bagi si istri itu sendiri. Seperti kisah yang terjadi satu ini, dan sempat menjadi perbincangan karena kisah tersebut diangkat ke layar lebar.
Ya, kamu mungkin sudah tidak asing dengan kisah yang satu ini. Sebuah film Inggris dibuat berdasarkan kisah dari Janan Harb, yang mengatakan bahwa dirinya adalah istri simpanan mendiang Raja Fahd bin Abdulaziz al-Saud. Film ini membuka wawasan eksklusif tentang kehidupan salah satu keluarga kerajaan paling rahasia di dunia.
Film ini disutradai oleh sutradara asal Inggris yang bernama Malcolm Walker. Dengan judul “The Weaknesses of King Fahd”, dilaporkan film ini akan melukis potrer yang tidak menguntungkan dari kehidupan mantan suami Harb, raja Arab Saudi yang masa kepemimpinannya mulai dari tahun 1982 hingga 2005.
The Middle East Eye melaporkan film itu berisi gambar-gambar perjudian penguasa di sebuah kasino London, menyuntikkan narkoba dan memaksa Harb melakukan tiga kali aborsi. Janan Harb, seorang sosialita Inggris kelahiran Palestina, mengatakan dia menikahi pangeran saat itu dalam sebuah upacara rahasia di sebuah istana yang dibangun Fahd untuknya, di Kota Jeddah.
“Saya menemukan Cadillac besar di depan vila kerabat saya. Seorang lelaki kulit hitam berbaju putih keluar dan bertanya, ‘Apakah Anda Janan Harb? Pangeran mengirimi Anda ini,’ dan memberi saya sebuah kotak perhiasan. Saya membukanya dan ada kalung berlian plus amplop berisi dengan $ 20.000 (Rp 290 juta),” kata Harb dalam sebuah wawancara dengan Evening Standard seperti yang dilansir RT, Sabtu (4/5/2019).
Namun sayang, kebahagiaan tersebut tidak berlangsung lama. “Aku tidak bahagia. Saya dikunci di istana dan mulai bosan,” katanya. Selain itu Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud saat ini, saudara laki-laki suaminya, diduga menginginkannya untuk menyingkirkannya.