Keluhan sesak napas, ulu hati perih, mual dan muntah, serta sakit yang menjalar ke punggung merupakan gejala umum yang dirasakan ketika sakit maag menyerang.
Masalahnya, keluhan ini terkadang mirip dengan penyakit jantung koroner. Ini adalah penyumbatan atau penyempitan pada pembuluh darah koroner akibat kerusakan lapisan dinding pembuluh yang diikuti penebalan dan kekakuan pembuluh tersebut (aterosklerosis) disertai penumpukan plak kolesterol.
Untuk membedakannya, keluhan penyakit jantung koroner biasanya dada sesak, terasa tertindih, rasa berat di dada saat beraktivitas atau berbaring. Sakit dada ini juga akan menjalar ke lengan, pundak leher, rahang, hingga punggung. Jika sesak atau sakit dada, penderita juga akan berkeringat.
Menurut dr Hendra Nur jadin, SpPDKGEH, diagnosis sakit jantung koroner bisa ditegakkan bila dua dari tiga kriteria WHO terpenuhi, yaitu keluhan klinis, gambaran khas EKG, dan peningkatan kadar enzim jantung (CK, CKMB, dan troponin). Penderita juga hendaknya mengenali faktor risiko penyakit jantung koroner yang meliputi riwayat keluarga, usia (laki-laki > 45 tahun, wanita > 55 tahun), jenis kelamin, hiper kolesterol, diabetes, darah kental, serta gaya hidup tidak sehat seperti merokok, kurang olahraga, diet tidak sehat, dan obesitas.