BACA JUGA : Cuma Pakai Handuk, Lihat Kompaknya Anggun C. Sasmi dan Anaknya Bernyanyi
Liwetan atau Bancakan
Tradisi liwetan dilakukan dengan bersantap bersama di atas lembaran daun pisang. Dalam penyajiannya, nasi akan diletakkan di sepanjang daun pisang. Begitu juga dengan sayur-mayur dan lauknya. Hal yang membuat liwetan unik adalah makan dengan menggunakan tangan langsung atau tanpa sendok. Makna tradisi yang dimulai dari kebiasaan dan pengaruh agama Islam di pesantren-pesantren di Jawa dan Sunda ini adalah nilai kebersamaan dan kesederhanaan.
Filosofinya diambil dari tidak adanya perbedaan, semua makan di wadah yang sama, bersamasama. Di beberapa daerah, tradisi makan bersama seperti liwetan memiliki nama khusus, misalnya megibung di Bali yang merupakan kebiasaan warga Karangasem, di ujung timur Pulau Dewata. Megibung ini begitu lekat dengan tradisi masyarakat dalam upacara keagamaan adat pernikahan dan kegiatan sehari-hari.