SEBAGAI salah satu produsen anggur terbesar di dunia, kualitas komoditi andalan Australia ini tidak perlu diragukan lagi. Australia punya sejarah panjang dalam budidaya anggur.
Berdasarkan data yang dikutip Okezone dari berbagai sumber, buah anggur pertama kali diperkenalkan ke Australia pada tahun 1788. Sejak saat itu, industri anggur Australia telah berkembang menjadi lebih dari 8.000 hektar, dan menghasilkan rata-rata 120.000 ton per tahun. Perkiraan nilai jualnya sendiri mencapai Rp3,3 triliun.
Dari data tersebut, tak mengherankan bila produk anggur milik Negeri Kangguru tersebut, mulai memenuhi pasar Indonesia. Bayangkan saja, tahun lalu Australia sukses mengekspor lebih dari 15.000 ton anggur ke negara kita.
BACA JUGA: Kenali Gejala Sifilis Khusus Wanita Hamil, Waspada Bisa Berdampak ke Bayi
Menurut penuturan Dianne Phan selaku Pimpinan Perdagangan Hort Innovation, masa waktu pengiriman yang singkat dari Australia ke Indonesia membuat kualitas produk mereka menjadi lebih terjaga dengan baik.