MENURUT para ahli sekira 23.000 orang Amerika Serikat setiap tahun diduga meninggal karena bakteri resistan. Kuman berevolusi begitu cepat, sedangkan pilihan pengobatan yang ada di zaman kini, tidak dapat membasmi mereka.
Tetapi sekarang, kita disarankan agar tidak hanya awas terhadap infeksi bakteri yang kebal terhadap antibiotik, namun juga serangan jamur yang bersifat serupa.
Jamur mematikan yang tidak mempan obat, Candida auris, dikatakan oleh para ilmuwan di Centres for Disease Control and Prevention (CDC) sedang menyebar dalam skala global dan menyebabkan ancaman serius.
Pada tahun 2009, dokter pertama kali menemukan C. auris keluar dari telinga seorang pasien di Jepang. Sejak itu, jamur ini telah menyebar tidak hanya ke Amerika Serikat, tetapi juga banyak negara lain, termasuk Kolombia, India, dan Korea Selatan, menurut CDC.
Baca Juga: Ifan "Seventeen" Unggah Foto Audrey Tanpa Disensor, Kak Seto: Sangat Tidak Dibenarkan
"Ini adalah makhluk dari laguna hitam," Tom Chiller, kepala ahli jamur di CDC, dikutip dari Science Alert, Kamis (11/4/2019). "Sekarang ada di mana-mana."