Berapa Hari yang Ideal untuk Mengambil Cuti?

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis
Kamis 11 April 2019 16:26 WIB
Liburan (Foto: Mirror)
Share :

Semakin kompleks pengalaman yang kita dapat, semakin mungkin kita mendapat kepuasan akibat dopamin, katanya.

"Jika pengalamannya hanya satu dimensi saja, maka Anda akan cepat merasa bosan. Tapi jika beragam dan menantang, maka akan menjadi semakin menarik. Dan titik kepuasan ini akan tertunda."

Dia menjelaskan bahwa antisipasi kita akan pengalaman menyenangkan meningkatkan kadar dopamin.

Begitu pula familiaritas, kembali ke hotel atau tempat menyenangkan yang pernah Anda kunjungi sebelumnya, contohnya — tapi familiaritas berlebihan mengurangi kenikmatan itu saat kita merasa bosan.

Kebaruan yang menyenangkan

Tak banyak penelitian akan subjek itu.

Jeroen Nawijn, seorang pengajar senior dan peneliti di Breda University of Applied Sciences di Belanda, mengatakan bahwa kebanyakan penelitian akan kebahagiaan saat liburan — termasuk penelitiannya — lebih meneliti soal liburan singkat yang tak lebih dari beberapa minggu, karena ada set data yang terbatas untuk diamati.

Penelitiannya akan perasaan 481 turis di Belanda, yang sebagian besar melakukan perjalanan dalam 17 hari atau kurang, tak menemukan bukti akan titik kepuasan.

"Saya tidak yakin orang mencapai titik kenikmatan dalam liburan yang cenderung singkat," kata Nawijn. Tapi dia yakin ini "bisa terjadi dalam perjalanan yang lebih lama".

Ada beberapa teori yang membuat ini mungkin terjadi. Yang pertama, kita memang akan merasa bosan, sama seperti saat kita mendengar lagu yang diulang-ulang terlalu sering.

Satu penelitian menemukan bahwa antara sepertiga dan hampir separuh dari kesenangan yang kita peroleh saat liburan berasal dari unsur kebaruan, atau rasa yang kita dapat saat mendapat rangsangan baru dan berbeda dari keseharian.

Dalam perjalanan yang lebih panjang, ada waktu yang lebih banyak bagi kita untuk terbiasa akan lingkungan sekitar, terutama jika kita berada di satu tujuan dan melakukan aktivitas yang sama, seperti di resor liburan.

Tapi orang juga bisa membuat aktivitas liburan mereka menjadi beragam. Mungkin saja kita menikmati liburan beberapa minggu jika kita punya kebebasan dan memilih apa yang ingin kita lakukan, kata Nawijn.

Pentingnya aktivitas Anda

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya