"Banyak program pelatihan untuk maraton, misalnya, merekomendasikan pengurangan jarak tempuh Anda dalam dua minggu terakhir," katanya.
"Bagi banyak orang ini akan terdengar kontra-intuitif, tetapi penelitian benar-benar menunjukkan bahwa ini bisa menyebabkan peningkatan performa yang besar.
Mungkin penting untuk diingat bahwa tidak semua pelari akan mengalami peningkatan 40% dalam kinerja mereka, tetapi rata-rata tampaknya memang ada peningkatan semacam ini."
Fokus pada tujuan
"Ini sering menjadi resep rahasia yang dilewatkan banyak orang berolahraga" kata Lortie. "Ini tentang fokus pada tujuan selama penderitaan. Ketika Anda kehilangan tujuan, semuanya berakhir.
Ada banyak hal fisik yang dapat Anda lakukan, Anda bisa mendapatkan semua peralatan yang tepat tetapi kecuali Anda memiliki kondisi mental yang tepat, Anda tidak akan pernah memberikan performa terbaik Anda. "
Bagi mereka yang baru mulai berlari, Lortie menyarankan agar menetapkan tujuan kecil dan mudah dicapai yang bisa membantu Anda berusaha sedikit lebih keras selama berlari.
"Saya menunjuk pohon atau sesuatu yang jadi tujuan saya dan ketika saya berhasil mencapainya, saya tunjuk yang lain," katanya. "Dalam perlombaan, saya mungkin memilih seseorang di depan saya yang akan saya coba ikuti dan itu membuat saya berlari jauh lebih cepat daripada yang pernah saya bisa saat berlatih."
Jenis pemikiran yang berpusat pada tujuan ini memiliki implikasi di luar dunia berlari juga.
"Menjadi sadar akan tujuan dan hasil Anda mungkin merupakan latihan yang baik dalam hidup, apapun usaha Anda," tambah Lortie.
(Renny Sundayani)