Oleh karena itu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan orangtua jika si anak sudah memiliki pola kebiasaan memukul ini, antara lain:
1. Refleksi
Lapang hati melihat, apakah selama ini melakukan hal serupa di depan anak. Kalau iya, hentikan segera.
2. Cek film atau video game yang ditonton atau dimainkan anak
Kalau terlalu agresif dan menginisiasi pemukulan, didampingi dan agak dibatasi. Jelaskan ke anak, ini di game saja, di film saja, aslinya dalam kehidupan, tidak bisa seperti itu.
3. Cek lingkungan
Adakah orang lain yang melakukan atau menunjukkan contoh tersebut pada anak? Kalau ada, beri lagi anak pemahaman tentang nilai baik dan buruk pun benar dan salah.
4. Kenali anak
Setiap kali anak mulai memukul, lihat sebabnya dan bahasakan. "Kenapa sih dek? Kamu kesal nggak boleh main?" Kita bahasakan emosi yang dirasakan anak. Ini 'PR' banget, karena artinya orangtua pun harus peka dengan yang namanya emosi dirinya sendiri dan bagaimana mengekspresikannya.
5. Time out
Kalau sudah keterlaluan, ini khusus di bawah 10 tahun, mungkin kita bisa mengatakan padanya. " Sudah ah. Mama nggak suka kamu mukul-mukul. Kalau sudah tenang baru ngomong sama Mama," lalu tinggalkan dia di kamar.
(Martin Bagya Kertiyasa)