Sakit maag adalah sakit yang umum di masyarakat. Gejalanya ditandai dengan sakit perut, mual, muntah, kembung, begah, sendawa, rasa terbakar di ulu hati atau dada, dan keluhan lainnya yang bermuara di area perut bagian dada. Dalam istilah kedokteran kondisi ini dikenal dengan nama sindroma dispepsia.
Sakit maag berhubungan dengan gangguan asam lambung yang berlebihan sehingga bisa naik ke esofagus, gas lambung yang berlebihan, gerakan lambung yang melambat, serta adanya infeksi yang disebabkan oleh bakteri Helicobacter Pylori. Selain itu, sakit maag juga bisa disebabkan karena pola makan yang tidak teratur, mengonsumsi jenis makanan tertentu secara berlebihan, stres, pola hidup yang tidak sehat, serta penyakit berat lainnya seperti diabetes, gagal ginjal, gagal jantung, batu empedu, dan penyakit pankreas.
Penyakit ini harus segera ditangani dengan baik terlebih jika terdapat infeksi akibat bakteri Helicobacter Pylori. Apabila dibiarkan, infeksi tersebut dapat menyebabkan keganasan lambung bahkan bisa berujung pada kanker lambung. Lantas, bagaimana menyembuhkan sakit maag yang tepat?
"Sakit maag bisa sembuh dengan obat-obatan yang dijual di pasaran. Itu enggak apa-apa dikonsumsi. Sakit maag yang bisa sembuh dengan obat warung namanya simple sakit maag. Tapi kalau sudah berhari-hari minum obat warung 3x sehari sakit maag tak kunjung sembuh, itu harus diperhatikan," jelas dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastroentero hepatologi, dr Hendra Nurjadin, Sp.PD-KGEH.