Menyadari mulai berkurangnya penggemar jamu, inovasi pun terus dilakukan agar jamu tidak tergerus perkembangan zaman. Terlebih, potensi empon-empon di negara ini, khususnya di Jawa Tengah, sangat banyak dan beragam tentunya khasiatnya juga besar.
"Karena itu kemarin kami kumpulkan pemilik depot jamu se Soloraya untuk memperkenalkan produk kami dan nantinya merekalah yang menjadi ujung tombak memperkenalkan kepada masyarakat," paparnya kepada Okezone, Selasa (26/3/2019).
Selain mengumpulkan sekitar 300 pemilik depot jamu pihaknya juga memiliki program caffe Jamu Bar Carnival, yang kemarin sudah louncing di Sukoharjo. Nantinya kita setiap ada event akan dibuat satu spot khusus Jamu Bar Carnival, dimana desainnya merupakan desain milenial (vintage).
"Jadi anak muda milenial sekarang jika melihat desain booth kita, mereka akan tertarik untuk dateng dan selanjutnya mereka akan mencoba apa yang kita tawarkan," lanjutnya.