Keringat malam: Gejala ini tidak khas pada anak, namun dapat terjadi. Tapi kita harus perhatikan pula, bila hanya keringat malam saja tanpa disertai dengan gejala-gejala umum lain, ini mungkin bukan merupakan gejala spesifik TB pada anak.
Gejala pada anak jika kuman TB menyerang organ tubuh lain
Infeksi kuman TB tidak terbatas pada paru. Seluruh organ di tubuh dapat diserang oleh kuman ini. Oleh karena itu, gejala khusus juga akan timbul tergantung pada organ yang terkena. Di bawah ini adalah organ yang sering diserang kuman TB pada anak-anak.
1. Tuberkulosis kelenjar
TB jenis ini menyerang terbanyak di daerah leher, dengan gejala pembesaran kelenjar getah bening yang banyak dengan diameter ≥ 1 cm. Biasanya benjolan itu saling melekat sehingga berbentuk seperti kelereng yang berderet dengan konsistensi kenyal. Benjolan ini tidak nyeri.
2. Tuberkulosis otak dan selaput otak (meningitis TB)
Kuman TB juga gampang tersebar ke otak. Bila selaput otak yang terkena, anak akan menunjukkan gejala rewel, sakit kepala, kaku, sampai kejang. Hal ini terjadi akibat keterlibatan saraf-saraf otak yang terkena. Hati-hati bila anak cenderung diam dan mengantuk. Itu adalah tanda anak mengalami penurunan kesadaran
3. Tuberkulosis tulang