Dalam penelitian yang dimuat jurnal Archives of Sexual Behavior, setiap koresponden diminta untuk menyelesaikan kuesioner tentang perilaku interpersonal, dorongan dan orientasi seksual, dan potensi mereka berselingkuh.
Para peneliti mengambil foto setiap siswa dan menganalisis lebar dan tinggi wajahkorespondennya. Dari pemeriksaan tersebut terungkap bahwa pria dengan wajah yang lebar, cenderung memiliki kadar tetosteron lebih tinggi.
Sebelumnya, penelitian yang dilakukan oleh Dr Lefevre juga menunjukkan yang sama. Seseorang dengan wajah yang lebar, memiliki kadar tetosteron yang tinggi dan oleh karena itu mereka juga memiliki dorongan seks yang lebih tinggi.
Meski demikian, penelitian tersebut mengatakan bukan berarti orang yang memiliki wajah lebar merupakan seseorang yang maniak melakukan seks. Hanya saja mereka akan mudah terangsang dan kerap ingin berhubungan seks.
"Ini bukan penentu. Orang yang memiliki wajah lebar dan memiliki dorongan seks yang lebih besar bukan berarti maniak seks," jelas Dr Lefevre.
(Renny Sundayani)