5. Doa harus bersuara lirih
Kalau mau berdoa disarankan untuk bersuara lirih, tidak teriak-teriak. Sebabnya Allah juga berfirman:
ادْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ
“Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (QS Al-A’raf: 55)
6. Menyematkan kalimat pujian kepada Allah dan Rasulullah
Saat berdoa, umat Muslim biasanya menyematkan kalimat yang memuji Allah dan bershalawat kepada Nabi. Sempat Nabi pernah mendengar ada orang yang berdoa dalam shalatnya dan dia tidak memuji Allah dan tidak bershalawat kepada Nabi, lalu bersabda:
إذا صلى أحدكم فليبدأ بتحميد ربه جل وعز والثناء عليه ثم ليصل على النبي صلى الله عليه وسلم ثم يدعو بما شاء
"Apabila kalian berdoa, hendaknya dia memulai dengan memuji dan mengagungkan Allah, kemudian bershalawat kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian berdoalah sesuai kehendaknya.” (HR Ahmad)
Baca juga : Viral Penumpang Lepas Baju dan Celana Selama Penerbangan, Begini Aksinya
7. Yakin doa terkabul
Saat berdoa umat Muslim dituntut untuk yakin bahwa doanya akan terkabul. Janganlah pesimis ya! Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
لا يقل أحدكم إذا دعا اللهم اغفر لي إن شئت اللهم ارحمني إن شئت ليعزم المسألة فإنه لا مُكرِه له
“Janganlah kalian ketika berdoa dengan mengatakan: Ya Allah, ampunilah aku jika Engkau mau. Ya Allah, rahmatilah aku, jika Engkau mau. Hendaknya dia mantapkan keinginannya, karena tidak ada yang memaksa Allah.” (HR. Bukhari & Muslim)
(Dinno Baskoro)