Pudding art menjadi camilan pilihan, karena selain bernilai gizi tinggi juga minim biaya serta mudah cara pembuatannya. Selain itu, pudding art juga bisa banyak dikreasikan sehingga menjadi lebih indah dan menarik dan memiliki nilai jual tinggi.
“Pudding art itu membuatnya simpel, mudah, praktis dan murah. Siapapun bisa membuat pudding art asalkan mempunyai niat dan kemauan,” tutur Nushrotul Amanati, yang akrab disapa Atik, Sabtu (23/2/2019).
Proses pembuatannya cukup sederhana, yakni melalui tiga tahap. Di antaranya menyiapkan kanvas atau media untuk dihias yang berbahan dasar utama jelly, air dan gula pasir. Kemudian siapkan bahan untuk injection atau motif yang berbahan dasar agar – agar, susu, gula pasir dan pewarna. Terakhir menyuntikan bahan motif tersebut ke kanvas menggunakan alat bantu jarum suntik sesuai kreasi masing masing dan dalam keadaan hangat.
“Dalam membuat pudding art, yang terpenting adalah kreativitas tangan dan imajinasi masing - masing peserta. Bisa bermotif bunga dan rumput, atau motif hewan,” ujar Atik yang juga Ketua Kompetensi Keahlian Tata Boga, SMKN 1 Sayung, Demak.
Setelah ketiga tahapan itu selesai, selanjutnya pembuatan pudding art ditutup dengan bahan penutup berbahan dasar jelly, susu cair, gula dan pewarna. Tujuannya untuk menutup bekas injection agar pudding art terlihat lebih indah.
“Setelah dibalik, alas puding art ditutup , agar semakin kelihatan cantik hasilnya,” kata dia.