Kopi Tak Cuma Pahit, Ternyata Ini Bedanya Robusta, Arabika dan Liberika

Agregasi Solopos, Jurnalis
Rabu 20 Februari 2019 16:30 WIB
Ilustras kopi (Foto: Financial Times)
Share :

Membincangkan kopi tak lengkap rasanya jika belum duduk dan berbincang dengan Ie Purnama Sidi, 50. Sejumlah pencinta kopi di Soloraya merekomendasikan sosok berjuluk Simbah tersebut.

Bersama istrinya yang akrab dipanggil Mbah Uti, Warih Irwanti, dua tahun terakhir Simbah mengelola coffee roaster sekaligus menyeduh kopi di kedai Nggone Mbahmu di Jl. Bhayangkara No. 93, Kecamatan Klaten Tengah, Kabupaten Klaten.

Di kedai bernuansa putih yang menempati bangunan lawas terawat peninggalan keluarga Simbah itu, pengunjung kerap datang untuk sekadar menyeruput kesegaran secangkir kopi yang baru disangrai sembari duduk menatap taman asri.

Ada juga yang datang khusus membeli biji kopi dari perkebunan petani lokal hasil sangraiannya. Semua pelanggan mendapat bonus, edukasi kopi.

“Dulu saya pikir kopi itu rasanya cuma pahit saja. Tapi setelah nyemplung di roasting, saya baru tahu kalau kopi itu rasanya beragam sekali. Terlebih kopi Indonesia. Saking banyaknya jenisnya, sampai sekarang saya belum kelar meng-explore semuanya,” tutur Simbah ketika ditemui Solopos.com di Nggone Mbahmu, Selasa (12/2/2019).

Buku The World Atlas of Coffee karangan James Hoffmann mengulas sedikitnya terdapat 120 jenis tanaman kopi yang sudah teridentifikasi. Namun di jalur komersial, hanya ada tiga jenis kopi menonjol yakni Arabika (Coffea arabica), Robusta (Coffea caniphora), Liberika (Coffea liberica), serta turunan Liberika yang punya biji lebih kecil berjenis Excelsa (Coffea excelsa or Coffea liberica var. dewevrei). Jenis Arabika dan Robusta merupakan biji kopi paling populer.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya