Tujuh jam setelah membeli anjing malang itu, ia mendatangi toko bersama suaminya untuk meminta ganti rugi. Usaha tersebut ternyata sia-sia. Pemilik toko bersikeras bahwa seluruh binatang yang memiliki masalah makanan, tidak akan mendapat ganti rugi sesuai dengan garansi atau kontrak berdurasi 10 hari yang mereka berikan.
Merasa tertipu dan frustrasi, wanita itu tiba-tiba membuka kandang yang ia bawa, lalu melempar anak anjing berjenis Maltese itu ke lantai.
Keesokan harinya, anjing malang itu dilaporkan tak bernyawa setelah mengalami pendarahan hebat pada bagian otak. Tanpa berpikir panjang, pemilik toko langsung menghubungi wanita tersebut dan mengatakan bahwa ia sedang menyiapkan bukti dan berkas-berkas penting untuk menuntutnya.
Baca Juga: 8 Museum Animasi di Jepang yang Akan Membuat Anda Bernostalgia