Merangkum berbagai sumber, Sabtu (9/2/2019), ada beberapa aktivitas yang terjadi di dalam otak sehingga membuat seseorang mengalami mati suri. Berikut ulasannya seperti yang dirangkum Okezone:
Fase tidur
Sejumlah ahli menduga fase tidur Rapid Eye Movement (REM) atau fase nyenyak turut memengaruhi seseorang mengalami mati suri. Pada fase ini, otot utama mengalami kelumpuhan otot serta sistem pernapasan dan gerakan mata berjalan lebih cepat. Ketika terjadi gangguan pada fase ini, seseorang dapat mengalami kelumpuhan sementara yang menghalanginya untuk bangun dari tidur.
Selain itu, mati suri juga dikaitkan dengan halusinasi penglihatan atau pendengaran di masa peralihan dari tidur menuju kesadaran maupun sebaliknya. Terdapat kemungkinan otak mencampurkan kondisi tidur dengan kondisi sadar. Dengan begitu seseorang dibuat bingung dengan keadaannya. Dia bisa saja memiliki perasaan dikelilingi cahaya, terpisah dari dirinya, dan tidak mampu bergerak meski merasa sadar.