Warna aura orang sakit dan yang mau meninggal pun cenderung berbeda. "Kalau orang sakit karena kecapekan, atau lelah, warna auranya cuman meredup abu-abu atau hijau," tegas Furi.
Sebaliknya, seseorang yang diketahui akan bertemu dengan ajalnya, cenderung tidak memancarkan aura sama sekali.
"Aura orang yang mau meninggal sudah enggak ada warnanya sama sekali, pucat. Alhasil akan tercermin pada perilakunya. Ngomongnya jadi enggak terlalu nyambung, sering berdiam diri, atau bahkan melakukan hal-hal yang tidak biasa mereka lakukan," pungkasnya.
(Santi Andriani)