Lebih lanjut, Furi menjelaskan, saat bertemu orang-orang dengan tanda-tanda tersebut, ia cenderung menghindari karena khawatir akan menimbulkan banyak pertanyaan dari mereka.
Berbeda halnya jika ia sedang berada di rumah sakit. Di tempat inilah ia bisa melihat tanda-tanda kematian dengan jelas.
"Kalau lagi di rumah sakit saya bisa lihat jelas aura dan tanda-tanda kematiannya. Berbeda ketika saya melihat tanda-tanda tersebut pada anggota keluarga atau teman. Saya biasanya lebih memilih diam, karena takutnya akan mengganggu pikiran mereka," ujah Furi.
Tidak hanya perkara aura atau tanda-tanda yang ada di wajah mereka, Furi mengatakan bahwa tanda-tanda kematian juga bisa dilihat dari perubahan perilaku.