LARI maraton kini telah menjadi gaya hidup bagi banyak orang. Bisa dilihat dari semakin bertambahnya orang yang mengikuti event lari maraton. Entah itu dengan jarak 5 km, 10 km, half marathon, maupun full race. Bahkan ada orang-orang yang tak hanya mengikuti maraton di negaranya, melainkan sampai ke luar negeri.
Untuk mengikuti lari maraton, seseorang tentu harus mempersiapkan diri dengan baik. Menurut ahli di bidang fisioterapi, Matias Ibo, persiapan mengikuti lari kurang lebih 4 bulan. Dalam masa persiapan itu, peserta maraton tak hanya memerhatikan kemampuan berlarinya tapi asupan nutrisinya juga.
"Persiapan lari maraton adalah 16-20 minggu. Secara evidence based dan science itu adalah waktu yang tepat," ungkap pria yang akrab disapa Ibo itu saat ditemui Okezone dalam acara 'Pocari Sweat Sport Science', Rabu (6/2/2019), di kawasan Sudirman, Jakarta.
Baca Juga: 5 Manfaat Jongkok yang Bikin Anda Tak Perlu ke Gym