Kembali ke masa lalu, saat itu banyak penduduk Cina kebingungan menentukan tahun. Mereka pun memohon dan berdoa pada Kaisar Langit (Yu Huang Da Di [玉皇大帝]) agar menemukan solusinya. Ia pun akhirnya memiliki pikiran jika antara manusia dan hewan memiliki hubungan, maka jadilah perhitungan tahunnya dengan nama hewan agar manusia mudah mengingatnya.
Kemudian, diselenggarakanlah perlombaan menyebrang sungai ketika Kaisar Langit berulang tahun. Barangsiapa yang berhasil menyebrangnya hingga garis finish, ia akan menjadikan nama hewan tersebut sebagai awal dan nama tahun, begitu pun seterusnya. Berdasarkan legenda, pesertanya merupakan dua belas hewan yang telah disebutkan di atas.
Mulanya, kucing dan tikus bersahabat baik. Tikus pun ragu untuk memenangkan perlombaan ini lantaran badannya kecil, keduanya juga bangun lebih siang. Ia pun ditenangkan oleh kucing dan meminta bantuan kerbau agar dibangunkan lebih awal sebelum pertandingan dimulai. Bahkan versi lain menyebutkan jika kucing sebenarnya ditipu tikus saat akan menghadiri undangan pertemuan dengan sang Buddha sebagai ucapan kepergiannya untuk bertapa.
Baca Juga: