Protein yang dibutuhkan seorang anak untuk tumbuh dan berkembang juga bukan sembarangan. Protein yang dipakai untuk pertumbuhan adalah yang memiliki asam amino esensial lengkap yakni berasal dari protein hewani. Kebutuhan protein yang dibutuhkan adalah sebesar 10%.
Ia juga menambahkan bahwa seorang bayi juga diizinkan untuk mengonsumsi makanan berminyak seperti santan dan lain-lain. Pasalnya sang anak sudah mulai mengenal rasa sejak ia berada di dalam kandungan.
“Air ketuban dan ASI juga memiliki rasa seperti apa yang dimakan oleh sang ibu. Jadi seorang anak itu sudah bisa mengenal rasa sejak ia berada di dalam kandungan,” lanjutnya.
Sebagian orang di Indonesia menilai bahwa stunting merupakan salah satu penyakit yang menular. Namun, dr Damayanti menilai bahwa stunting bukanlah penyakit yang timbul secara genetik. Penyakit ini bisa terjadi karena prilaku makan yang tidak baik.
“Stunting karena lingkungan dan bukan genetik. Jadi menurun dengan cara makan yang tidak baik. Pada dasarnya stunting tidak menurun tapi semuanya dipengaruhi oleh lingkungan. Jadi jika lingkungannya diperbaiki maka stunting bisa dicegah,” tutupnya.
(Helmi Ade Saputra)