Stunting menjadi salah satu penyakit yang masih banyak dialami oleh masyarakat Indonesia. Berdasarkan data yang diperoleh, sekira 15 provinsi di Indonesia masih memiliki angka stunting sebesar 30-40 persen. Tentunya angka ini masih terbilang cukup besar dari angka yang ditetapkan WHO yakni sebesar 20 persen.
Memang sangat miris, melihat tingginya angka stunting di Indonesia. Padahal seiring perkembangan zaman, Indonesia sudah semakin maju dalam hal teknologi. Seharusnya masyarakat bisa dengan mudah mencari informasi terkait stunting.
Dokter Anak Spesialis Nutrisi dan Penyakit Metabolik, Dr. dr. Damayanti Rusli Sjarif, SpA(K), menjelaskan saat ini banyak sekali orang yang kurang memahami nutrisi yang diperlukan oleh para buah hatinya. Jika didiamkan dalam jangka waktu lama maka akan menyebabkan malnutrisi yang bisa berakibat stunting.
Dokter Damayanti mengatakan zat yang diperlukan oleh tubuh seorang anak untuk pembentukan otak adalah karbohidrat, lemak dan protein. Ketiga zat inilah yang sangat dibutuhkan seorang anak saat berusia kurang dari dua tahun.