Replika Singa Raksasa hingga Puluhan Ribu Lampion akan Ramaikan Festival Imlek 2019 di Singkawang

Ade Putra, Jurnalis
Rabu 23 Januari 2019 19:15 WIB
Persiapan Festival Imlek di Singkawang (Foto:
Share :


PERAYAAN Tahun Baru Imlek 2570 dan Cap Go Meh (CGM) 2019 di Kota Singkawang, Kalimantan Barat akan dikemas menjadi festival yang lebih menarik dari tahun sebelumnya. Acara kebudayaan ini sudah menjadi agenda tahunan di Singkawang. Tak sedikit wisatawan mancanegara yang memadati seluruh penjuru kota Seribu Kelenteng ini.

Seperti apa persiapannya? Tahun ini, panitia Festival Imlek dan CGM 2019 akan memajang replika sepasang singa raksasa. Ukurannya, 2,5 x 8,8 meter. Replika singa ini akan dipasang di pintu masuk Kota Singkawang.

Ada juga 12 replika shio dan 10 replika babi. Panitia juga membuat kedai teh, pembangunan gerbang Tionghoa yang dipusatkan di perempatan BNI. Lalu, ada pembuatan taman souvernir, taman bunga Meihwa, miniatur bangunan khas Tionghoa Tulou dan puluhan ribu lampion yang digantung di sepanjang jalan protokol dan pusat perdagangan.

Soal atraksi, akan ada atraksi 12 replika naga, pameran foto dan kuliner khas Singkawang, parade motor gede berstandar nasional, pawai lampion dan tatung pada hari puncak. Termasuk penampilan kebudayaan multi etnis.

Baca Juga:


Intip Aldira Chena Basah-basahan, Bikin Pria Ingin Ikutan Nyebur!

“Intinya, kami akan menjadikan perayaan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh 2019 ini menjadi yang berbeda. Lebih unik, lebih spesifik, dan menarik dari yang pernah ada. Kita akan berusaha memberikan yang terbaik," ujar Ketua Harian Festival Tahun Baru Imlek 2570 dan CGM, Tjhai Leonardi.

Pembukaan pentas seni budaya ini akan dilaksanakan pada 3 Februari 2019, di Lapangan Kridasana. Tahun sebelumnya, kata Leonardi, even nasional ini berlangsung sukses dan meriah. Dipadati puluhan ribu masyarakat dari berbagai kalangan.

"Jadi, kita targetkan penyelenggaraan untuk tahun ini harus lebih berkualitas, terbaik dan tersukses secara keseluruhan. Untuk itu, tentu diharapkan adanya dukungan dan bimbingan dari seluruh elemen masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Festival Imlek dan CGM Kota Singkawang 2019, Hengky Setiawan juga menginginkan even yang diselenggarakan selama 15 hari secara penuh ini, dapat berlangsung meriah dan lebih berkualitas bila dibandingkan tahun sebelumnya.

“Untuk menyambut datangnya pesta musim semi tersebut, kita akan mengemas dan melaksanakannya lebih baik, lebih spektakuler dan berkualitas. Karena perayaan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh sangat penting dan tidak hanya menjadi milik masyarakat Singkawang saja, tetapi sudah menjadi milik Indonesia bahkan masyarakat sedunia,” katanya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya