Ia juga mengatakan, alasan orangtua menjodohkan anaknya bisa jadi karena ketakutan terhadap status sang anak yang akan menjadi perawan tua jika tidak dijodohkan. Hal ini terjadi karena kurangnya pengetahuan orangtua tentang hakikat perkawinan itu sendiri.
Baca Juga: Vinessa Inez Gugat Cerai Ryan Deye, Intip 5 Potret Kenangan Mesranya
Meity juga memberi tanggapan bahwa dampak yang terjadi pada pernikahan paksa tidak terlalu berarti bagi orangtua yang menginginkan hal ini, namun sangat berdampak besar bagi anaknya. Tidak hanya itu saja, peran orangtua tentang kawin paksa ini masih sering kali diabaikan.
Mengenai dampaknya, menurut Meity bisa negatif dan positif, karena tentunya hal ini tidak menjadi terlalu berarti buat orangtua yang menginginkan pernikahan anaknya.
"Namun, akan berdampak besar bagi sang anak. Peran orangtua terhadap kawin paksa ini masih sering sekali diabaikan. Karena pada prinsipnya pernikahan yang tidak dilandasi rasa suka dan keinginan masing-masing tentu akan berbeda dengan yang dipaksa,” ujar Meity Arianty.
(Utami Evi Riyani)