Hal senada juga disampaikan oleh sejumlah netizen. Mereka beranggapan bahwa sadar atau tidak, produsen kudapan ini sebetulnya telah melakukan pelecehan pada wanita.
"Ya Tuhan. Ini mengerikan. Seksualisasi dan objektifikasi pada perempuan kini sudah merambah pada makanan, dalam bentuk marshmallow? Ilustrasinya saja sudah mengandung konten ponografi," tulis seorang netizen bernama Josephine.
"Produk ini adalah aib. Tidak ada pembenaran untuk mempromosikan seksime dan objektifikasi yang mengerikan seperti ini," tukasnya.
(Utami Evi Riyani)