SEBAGIAN orang mungkin memiliki merasa takut bahkan fobia jika naik pesawat, entah karena takut ketinggian atau takut cuacah buruk. Ketakutan ini sebenarnya berasal dari pikiran Anda sendiri loh. Rasa takut yang berlebihan akan membuat Anda panik.
Tapi jangan khawatir hal ini bisa diatasi kok, berikut Okezone akan berbagi tips dan trik mengatasi rasa takut saat naik pesawat menurut Kapten Steve Allright pilot British Airways, dilansir dari Independent, Jumat (21/12/18).
BACA JUGA:
Pelajari bagaimana pesawat berkerja
Salah satu alasan utama seseorang takut naik pesawat adalah kurangnya pengetahuan tentang bagaimana pesawat dapat terbang di langit. Tapi seperti kapal selam di bawah air atau mobil di jalan, pesawat dirancang untuk berada di udara. Kapten Allright menjelaskan, " Lift diproduksi oleh sayap yang bergerak di udara, yang merupakan bagian fisika yang sangat normal." Begitu pun pesawat terbang dengan kecepatan 30.000 kaki dapat meluncur sejauh 100 mil, bahkan jika semua mesinnya gagal.
Percayalah pada pilot
Tips yang satu ini sangat mudah, Anda hanya perlu percayakan semua kendali pada pilot saat melakukan penerbangan. Perlu diketahui bahwa menjadi seorang pilot tidaklah mudah, butuh proses penyeleksian yang ketat dan memiliki program pelatihan dua tahun untuk berada di posisinya. “ Ini adalah profesi yang paling diatur di dunia. Pilot diuji ulang dan dilatih ulang setiap enam bulan selama seluruh karier mereka,” kata Kapten Allright.
Memahami turbelensi
Kapten Allright menegaskan, “ Semua turbulensi disebabkan oleh alam dan sangat aman karena pesawat dibangun untuk menahan bahkan gejolak yang paling parah sekalipun. Jadi, jika Anda memiliki sabuk pengaman Anda, Anda akan selalu benar-benar aman saat berada di pesawat. ”
Buang jauh-jauh pikiran negatif
Saat berada di pesawat memang banyak pikiran buruk tentang penerbang. Anda harus hindari pemikiran negatifnya, selalu bayangkanlah akhir yang bahagia di mana Anda turun dari pesawat dengan selamat. Mentalitas positif ini akan membantu mengurangi kecemasan dan membuat Anda tetap tenang dalam penerbangan.
Atur pernapasan Anda
Hal ini mungkin selalu Anda sepelekan, namun ternyata mengatur pernafasan dapat mengendalikan rasa cemas loh. Ketika Anda cemas saat lepas landas, Tarik napas selama empat detik dan buang secara perlahan selama empat detik. Percaya atau tidak, mengatur napas ini cukuplah efektif untuk membantu Anda tetap tenang, karena hal ini akan mengalahkan sinyal saraf yang naik turun dari sumsum tulang belakang Anda.
Cobalah latihan distraksi
Teknik lain untuk dicoba termasuk mengalihkan perhatian otak dari rasa takut Anda. Memakai karet gelang di sekitar pergelangan tangan dan menguncinya ketika takut, membuat Anda kembali ke kenyataan dan dapat berfungsi sebagai pengingat untuk berhenti berpikir berlebihan. Sebagai alternatif, coba tekan dengan kuat kulit antara ibu jari dan telunjuk Anda. Titik tekanan ini terkait dengan kecemasan dan dapat membantu Anda tetap tenang.
Bicaralah dengan awak kabin
Jika Anda panik, awak kabin ada di sana untuk membuat Anda tetap aman dan juga tenang. Beritahu mereka bahwa Anda merasa gugup ketika naik pesawat dan jangan takut untuk bertanya jika Anda khawatir tentang apapun yang terjadi.
Pelajari cara menangani claustrophobia
Claustrophobia adalah ketakutan tidak beralasan pada ruang tertutup atau ruang sempit, biasanya orang-orang yang memiliki claustrophobia menjadi takut dalam situasi di mana tidak ada bahaya yang jelas atau realistis. Untuk itu Anda harus menangani dengan teknik distraksi dan pernapasan untuk menenangkan saraf, berjalan di sekitar pesawat untuk meregangkan kaki Anda, dan selalu rencanakan bagaimana Anda akan melewati perjalanan.
BACA JUGA:
Mulailah dengan tujuan kecil yang realistis
Jangan mencoba menaklukkan rasa takut Anda terbang dengan memesan perjalanan kembali ke Australia. Bereksperimenlah dengan penerbangan jarak pendek dan melalui perjalanan di kepala Anda sebelum Anda tiba di bandara, membayangkan lepas landas dan mendarat dengan aman. Ketakutan dan fobia sulit untuk ditaklukkan, tetapi ketekunan dan ketekunan adalah apa yang akhirnya akan membantu Anda mengatasinya.
.
(Dinno Baskoro)