Persiapan apa yang kamu lakukan sebelum berangkat ke negara tujuan?
Aku selalu lihat kapasitas koper dan aku enggak pernah beli bagasi tambahan. Jadi kalau sekiranya sudah banyak, ya langsung aku close order aja. Dari jakarta udah persiapan bawa tas tambahan (tapi bukan koper). Intinya aku memaksimalkan jatah bagasi dan koper yang diikasih pihak maskapai. Kalau destinasi internasional berarti maksimum 30 kg dan overweight 2kg berarti jadi 32kg terus cabin 7kg (2 tas). Nah, kalau belanja di airport duty free jadi bebas mau berapapun kantongnya jadi ya disiasatin aja, kalau bisa beli di bandara ya di bandara saja.
Kalau lagi buka jasa titip, bagaimana kamu menentukan akomodasi dan maskapai yang akan digunakan?
Tergantung jarak tempuh negaranya. Kalu cuman ke Singapura aku lebih milih naik budget airlines, tinggal beli bagasi tambahan. Harganya pun masih lebih murah dari premium airlines. Tapi kalau sudah lebih dari 3 jam kaya Korea, pastinya lebih milih 5 star airlines. Dan belinya pasti pas travel fair karena pasti setengah harga, bisa balik modal tiketnya haha. Nah ditanya capek atau enggak, dinikmatin aja, namanya usaha sambil jalan-jalan.
Awalnya kamu merasa ribet enggak dititipin banyak pesanan klien?
Ribet sih pasti ya. Tapi namanya sudah jadi konsekuensi harus tanggung jawab buat mencarikan pesanan mereka (haha). That’s why namanya jasa titip. Jasanya itu loh, buat bawa, buat nyari-nyari, buat pilihin. Kalau aku sih ada yang nitip kaya baju gitu enggak sekedar aku ambil terus bayar. Pasti aku cek dulu barangnya. Bagus atau enggak, mulus enggak, ada yang cacat apa enggak. Make sure semuanya perfect!
Ada kriteria atau ketentuan khusus buat klien yang ingin menggunakan jasa kamu?