Baca Juga: Peringati Hari AIDS Sedunia, Kemenkes Berikan Tips Cegah Penularan HIV pada Masyarakat
Demikian pula bagi para ibu hamil, saat memeriksakan kehamilannya sebaiknya diperiksa pula status HIV, sifilis dan hepatitis B. Apabila positif terdiganosa, dapat segera diberi tindakan pengobatan. Hal itu meminimalisir penularan kepada bayi yang dikandungnya, lalu sampai dilahirkan di usia 9 bulan kehamilan.
Disebutkan dalam siaran pers Kementerian Kesehatan yang diterima Okezone, Sabtu (1/12/2018), virus HIV memang berpotensi menular, meski tidak memiliki ciri yang dapat dilihat secara kasat mata.
Ditegaskan bahwa virus HIV, pada dasarnya tidak menular melalui kegiatan sehari-hari. Seperti halnya penggunaan toilet bersama, gigitan nyamuk atau serangga, menggunakan alat makan bersama, bersalaman atau berpelukan, ataupun tinggal serumah dengan ODHA.