SETIAP orang pasti pernah mengalami stres. Mungkin Anda sudah mengetahui bahwa stres memiliki dampak yang cukup besar bagi kesehatan tubuh.
Para peneliti percaya bahwa apabila seseorang mengalami stres dalam jangka waktu yang panjang dapat terakumulasi di daerah-daerah tertentu.
Dilansir dari BrightSide, Senin (12/11/2018), berikut bagian-bagian tubuh yang akan terkena dampak akibat stres dalam jangka waktu panjang.
8 Artis Top Dunia yang Merupakan Seorang Muslim
1. Leher dan bahu
Stres sering kali dapat menyebabkan otot mau pun persendian menjadi kaku. Ketika sedang merasa stres, mungkin Anda tanpa sadar menaikkan bahu. Posisi ini justru akan mengencangkan otot leher dan bahu sehingga akan terasa sakit.
2. Kepala
Ketika merasa stres, seringkali akan menimbulkan migrain dan sakit kepala. Hal ini disebabkan karena otak melepaskan suatu zat saat sedang stres. Zat ini akan mempengaruhi saraf dan pembuluh darah Anda di daerah otak dan akan menimbulkan efek sakit kepala.
3. Perut
Perut seseorang dapat bereaksi sangat cepat terhadap kesehatan mentalnya. Stres tidak hanya dapat memberikan dampak pada fungsi usus, tetapi para ilmuwan percaya dapat mengubah komposisi mikroba di dalam perut. Stres juga dapat menyebabkan tubuh mulai membuat banyak asam pencernaan yang dapat menimbulkan rasa mulas.
4. Punggung bawah
Para ilmuwan percaya bahwa sakit punggung sering timbul akibat stres yang sedang dirasakan oleh orang tersebut. Ketika sedang stres, kita cenderung mengubah rutinitas, perilaku, cara berjalan, cara tidur, cara duduk, dan lain sebagainya. Perubahan ini dapat mempengaruhi otot-otot di sekitar tulang belakang. Ketika otot tersebut mengencang, hal ini akan menimbulkan rasa sakit di area punggung bawah.
8 Artis Top Dunia yang Merupakan Seorang Muslim
5. Kulit
Ketika Anda mengalami stres, tubuh akan melepaskan hormon stres yang membuat kulit akan menjadi lebih sensitif dari biasanya. Hormon ini juga mengaktifkan kelenjar kulit dan akan mulai memproduksi lebih banyak minyak yang akan menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat timbul pada area tubuh. Selain jerawat, masalah kulit lainnya pun dapat muncul juga.
6. Pankreas
Saat seseorang mengalami stres akut, tubuh mungkin akan memberi sinyal ke pankreas di dalam tubuh untuk memproduksi lebih banyak insulin daripada yang dibutuhkan. Overproduksi insulin ini dapat merusak arteri dan menyebabkan penambahan berat badan dan juga meningkatkan diabetes.
7. Jantung
Stres akibat emosional dapat meningkatkan tekanan darah dan juga mempengaruhi kesehatan jantung. Banyak penyakit jantung dianggap berhubungan dengan stres. Stres jangka panjang juga dapat mengubah ritme jantung sampai ke titik yang berpotensi menyebabkan serangan jantung atau stroke pada seseorang.
(Santi Andriani)