ZAMAN yang serba canggih dan juga kehidupan masyarakat yang semakin modern telah membuat ancaman penyakit kian berkembang secara global. Beberapa penyakit yang telah berhasil dieliminasi justru kembali berkembang, bahkan menyerang dengan semakin ganas. Hal ini tentunya menjadi salah satu tugas berat dunia khususnya bagi pemerintah Indonesia.
Beberapa negara memang telah maju dalam dunia kesehatan, namun tidak ada satupun negara yang bisa terbebas dari wabah penyakit. Ancaman dari berbagai macam penyakit pasti akan selalu ada dan terjadi secara terus menerus.
Oleh sebab itu Menteri Kesehatan republik Indonesia, Nila Faried Moeloek, membuka forum diskusi di bidang kesehatan yakni Global Health Security Agenda (GHSA). Hal ini untuk membuat seluruh negara terlibat dan bersikap proaktif dalam menyelesaikan masalah tersebut.
Setidaknya terdapat 48 delegasi negara yang hadir dari total 65 negara anggota GHSA. Semuanya berkumpul untuk membahas seputar cara memecahkan masalah kesehatan yang kini menjadi ancaman global. Pada kesempatan ini, Menkes Nila memanfaatkan momentum forum diskusi dengan bertukar pikiran dan saling mengevaluasi melalui program Joint Eksternal Evaluation (JEE).
Baca Juga: Hadapi Penyakit Zoonosis, Begini Kata Kemenkes Soal Eliminasi Rabies dan Flu Burung
Sebagaimana diketahui JEE adalah sebuah tools yang diinisiasi oleh sembilan negara. JEE tersebut terdiri dari 19 technical area yakni: Peraturan dan Kebijakan Nasional, Koordinasi,Komunikasi dan Advokasi dalam IHR, Resistensi Antibiotik, Keamanan Pangan, Imunisasi, Biosafety dan Biosecurity, Penyakit Zoonosis, Pintu Masuk Negara, Bahaya Kimia, Kedaruratan akibat Radiasi, Sistem Laboratorium Nasional, Real-time Surveilance, Pelaporan, Workforce Development, Emergency Response Operations, Menghubungkan Otoritas Kesehatan dan Kesehatan (Keamanan) Masyarakat, Kesiapan, Penanggulangan Medis dan Penempatan Personil, dan Komunikasi Risiko.