Lebih lanjut, studi yang diterbitkan dalam dua dekade terakhir telah mendukung bukti bahwa memukul pantat dapat membuat anak-anak muda lebih agresif dan menentang.
Penelitian lain telah menghubungkan hukuman fisik di masa kanak-kanak dengan perubahan otak pada orang dewasa muda termasuk peningkatan kadar hormon stres.
Perilaku bunuh diri, penyalahgunaan zat, dan amarah yang berlebihan atau tempramen adalah salah satu konsekuensi jangka panjang dari tindakan memukul orangtua pada anaknya.
Peneliti juga memperingatkan bahwa memalukan anak-anak dengan kalimat yang menghina akan membawa dampak depresi jangka panjang.
(Renny Sundayani)