“Mekanisme penularan flu burung telah kita pahami. Contohnya, jika unggas yang ada di peternakan maka akan dengan mudah kami berantas jika terinfeksi. Namun, berbeda halnya jika di sekitar peternakan ada banyak burung kicau yang tertular. Tentu hal ini akan menjadi sulit,” lanjutnya.
Baca Juga: Intip 5 Gaya Suami Maia Estianty, Irwan Mussry Kulineran, Doyan Santap Makanan Jepang Lho!
“Dalam kasus flu burung yang pernah menyerang Indonesia di masa lalu, Kementerian Kesehatan sengaja menganggarkan dana untuk mengganti kerugian si pemilik burung kicau tersebut. Inilah yang menjadi langkah kecil bagi kami sebagai bagian dari penguatan sistem,” sambungnya.
(Helmi Ade Saputra)