(Baca Juga:Cegah Diabetes Gestasional, Ibu Hamil Wajib Lakukan Skrining saat Usia Kandungan 24 Minggu)
Penanganan diabetes dengan perubahan pola hidup biasanya diberi jangka waktu hingga 3 bulan. Apabila kadar gula darahnya tak kunjung turun, barulah dokter akan memberikan insulin. Bila kadar gula darah sudah normal, barulah bisa dilakukan program hamil.
Jika ibu sudah hamil, pemeriksaan rutin gula darah juga perlu dilakukan. "Kalau gula darahnya sudah terkontrol sangat baik biasanya 2 bulan sekali, lalu rutin tiap bulan kalau sudah mau lahir. Tapi kalau dari awal sudah tidak terkontrol, maka pemeriksaan rutin bisa 2 minggu sekali," tutur dr Wisma.
Pada perempuan yang mengalami diabetes gestasional, penanganannya tidak jauh berbeda. "Pada ibu hamil yang mengalami diabetes gestasional biasanya dikasih patokan dulu 2-4 minggu dengan perubahan diet ada perubahan apa tidak. Kalau tidak turun juga baru pakai insulin," ujar dr Wisma.
Penanganan ini diperlukan karena diabetes gestasional dapat menyebabkan sejumlah masalah, baik pada ibu maupun bayi. Pada ibu bisa terjadi preeklamsia, hipertensi kronik, ketoasidosis, persalinan prematur atau sesar, dan bahkan koma. Lalu pada bayi bisa menyebabkan lahir dalam kondisi berat badan besar, keguguran, perkembangan organ tertunda, serta kelainan kongenital pada jantung, ginjal, dan lambung.
(Utami Evi Riyani)