DALAM dunia kedokteran, tentunya ada banyak pekerjaan yang berhubungan dengan bidang kesehatan. Tak hanya dokter, beberapa petugas medis pun siap membantu para pasien yang membutuhkan bantuan. Namun, saat ini masih banyak masyarakat awam yang salah dalam menafsirkan setiap profesi dalam dunia medis.
Sebagaimana diketahui, dokter tidak hanya bekerja sendirian dalam dunia kesehatan. Ada orang yang bertindak sebagai mantri, suster, perawat dan juga bidan yang turut berkontribusi dalam membantu setiap pasien.
Tapi, apakah Anda mengetahui perbedaan dari setiap pekerjaan tersebut? Merangkum dari berbagai sumber, Okezone akan membahasnya satu per satu.
1.Mantri
Jika Anda berkunjung ke daerah dan masuk ke desa-desa, maka akan dengan mudah menemukan para mantri yang mengobati pada penduduk desa. Namun, tahukah Anda bahwa mantri sebenarnya bukanlah sebuah profesi.
Mantri adalah sebuah tingkatan dalam sistem pemerintahan jaman dahulu. Mantri bukan hanya ada dalam dunia medis, melainkan dalam berbagai bidang. Pada zaman dahulu, mantri merupakan suatu jabatan untuk perawat senior yang sudah mampu membimbing beberapa perawat.
2.Suster
Nama suster awal mulanya dipergunakan oleh orang-orang zaman Belanda. Sejak Indonesia masih dalam penjajahan Belanda, rata-rata orang yang berprofesi sebagai perawat berasal dari sebuah seminari (lembaga pendidikan bagi para calon pastur). Dalam penerapannya, orang yang tinggal di seminari memiliki sebutan yang berbeda. Bagi kaum wanita biasa disebut dengan suster, sementara kaum prianya disebut dengan bruder. Nama suster dan bruder ini berasal dari bahasa inggris yakni brother dan sister.
3.Perawat
Perawat biasanya disebut sebagai staff medis yang bertugas membantu dokter dalam menindak seorang pasien. Untuk bisa menjadi seorang perawat, maka seseorang harus menjalani pendidikan setingkat SMK maupun diploma. Perawat merupakan sebuah sebutan profesi tanpa mengenal pria maupun wanita.
4.Bidan
Hampir sama dengan perawat, namun semasa pendidikannya, seorang bidan dididik untuk fokus menolong pasien yang mengalami kesulitan dalam persalinan. Meski menyerupai perawat, namun sekolah bidan berbeda sangatlah berbeda. Pasalnya bidan akan menjadi seorang tenaga medis yang bisa menggantikan posisi dokter. Biasanya seorang yang telah lulus dalam sekolah perawat, akan melanjutkan pendidikan menjadi bidan.
(Renny Sundayani)