Butuh enam kali operasi untuk membuat Alex mendapatkan bibirnya kembali. Seiring berjalannya waktu kini kulit cangkokan tersebut telah menyatu dengan pipi dan dagu. "Operasi wajah sejauh ini adalah jenis operasi paling dramatis yang bisa saya lalui. Saya ingat ketika bangun merasa malu dan bahkan tidak tidur selama tujuh hari setelah operasi," tambahnya.
Namun setelah semuanya berlalu, Alex merasa operasi itu sungguh luar biasa. Sebab semua saraf dan otot di bibirnya telah tumbuh kembali dan berfungsi dengan normal. Empat tahun berlalu dirinya kini menjadi juru kampanye bagi orang yang diamputasi. Dia gencar mengatakan bila seseorang harus melihat yang terbaik dari kondisinya untuk mempercepat penyembuhan dan perawatan.
Terlepas dari segalanya, Alex mengatakan dia merasa sangat beruntung diberi kesempatan kedua. Dia pun memiliki keinginan untuk menjalin kedekatan lagi dengan anaknya yang berusia 3,5 tahun.
(Helmi Ade Saputra)