Kreasi Karung Bekas Juara UMKM Festival Pesona Lokal Pontianak

Ade Putra, Jurnalis
Senin 15 Oktober 2018 23:00 WIB
Festival Pesona Lokal 2018 di Pontianak (Foto: Ade Putra/Okezone)
Share :

Peduli dengan kebudayaan daerah

Festival Pesona Lokal merupakan program CSR bersama Adira Finance, Kementerian Pariwisata (Pesona Indonesia) dan iNews (MNC Media) yang didukung oleh Adira Insurance. Kegiatan yang digelar dalam rangka menyambut HUT ke-28 Adira Finance dan hari jadi kota Pontianak ke-247 ini, bertujuan untuk mempromosikan potensi budaya, pariwisata dan kearifan lokal suatu daerah.

Setelah sukses diadakan di Bandung, Solo, Bali, dan Makassar, Festival Pesona Lokal kembali digelar di Taman Alun-Alun Kapuas, Kota Pontianak dengan tajuk Festival Pesona Lokal Pontianak. Festival Pesona Lokal Pontianak menghadirkan ragam budaya dan kearifan lokal Pulau Kalimantan dalam berbagai kegiatan. Antara lain parade karnaval budaya, lomba mural, lomba kreasi masakan khas daerah, lomba UMKM terbaik dan pasar rakyat. Khusus di Pontianak, masakan khas daerahnya adalah Mie Tiaw. Andy Sutanto selaku Deputy Director-Head of Retail Motorcycle Financing Adira Finance mengatakan Festival Pesona Lokal Pontianak di Kota Pontianak ini berlangsung semarak. Pihaknya memperkirakan, kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB itu dihadiri sekitar 4500 peserta yang terdiri dari ekosistem Adira Finance, komunitas, pelajar, dan masyarakat umum Kalbar.

“Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat Kalimantan Barat khususnya Pontianak atas sambutan hangat dan partisipasinya pada kegiatan ini. Semoga kegembiraan dan keseruan ditunjukkan masyarakat Pontianak juga terjadi di kota-kota selanjutnya,” ucapnya.

Ia menjelaskan, tidak hanya masyarakat sebagai peserta dan pengunjung, pemerintah daerah turut mendukung penuh kegiatan ini. Dibuktikan dengan hadirnya Gubernur Kalbar dan Plt Wali Kota Pontianak untuk menyapa dan memberikan sambutan kepada seluruh peserta dan pengunjung yang hadir.

“Acara Festival Pesona Lokal dimulai dengan acara Karnaval Parade Budaya yang diikuti oleh lebih dari 2500 peserta. Peserta berjalan dengan menampilkan mulai dari baju adat dan musik tradisional hingga seni pertunjukan khas budaya Kalimantan. Seperti baju adat dan tarian khas Dayak, Melayu, Madura, China dan lain-lain,” jelasnya.

Karnaval budaya ini, dijelaskannya, melewati rute dengan panjang kurang lebih 1,4 kilometer. Selain karnaval, lanjut dia menjelaskan, peserta juga bisa mengikuti lomba mural dengan tema Pesona Kotaku serta lomba kreasi masakan khas daerah dengan tema Mie Tiaw.

 

“Kita tidak memiliki target. Ini adalah CSR dari kita untuk kebudayaan daerah. Yang paling terpenting, masyarakat bisa melestarikan dan bangga dengan budayanya,” ucapnya.

Gubernur Kalbar, Sutarmidji mengatakan ke depannya pihaknya akan mengemas acara dengan lebih baik lagi. Menurutnya, Kalimantan merupakan suatu kawasan yang memiliki banyak potensi dalam segala hal. Mulai dari keunikan alam, budaya, bahasa, kuliner maupun budaya. Sedangkan di Kalbar sendiri, dikatakan dia, meskipun tidak memiliki sumber daya alam (SDA), pariwisatanya ke depan harus menjadi sumber pendapatan daerah yang utama.

“Karena se-kaya apapun SDA yang dimiliki, semua itu lambat laun akan habis. Oleh sebab itu obyek wisata yang ada kita pertahankan dan itu tidak akan habis,” tukasnya.

 

Plt Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menjelaskan festival ini membantu mempromosikan kearifan lokal di Pontianak dan Kalimantan. Ia berharap menjadi langkah lanjutan dalam meningkatkan potensi yang dimiliki kota yang dipimpinnya.

“Sehingga kota ini bisa berdaya saing, menjadi kota wisata, kota budaya, yang nantinya juga akan menjadi kota yang dirindukan, yang nyaman. Baik bagi warga Pontianak maupun tamu dari luar yang berkunjung ke Pontianak,” harapnya.

Potensi Sungai Kapuas juga menjadi fokus pihaknya untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata air. “Kita terus meningkatkan potensi Sungai Kapuas menjadi suatu kawasan wisata yang menarik sebagai tempat berekreasi, baik bagi warga lokal maupun tamu dari luar Pontianak,” tutup Edi.

(Utami Evi Riyani)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya