Meskipun FDA menyatakan MSG sebagai makanan yang aman untuk dikonsumsi, tapi efeknya bagi kesehatan masih kontroversial. Beberapa penelitian telah menghubungkan konsumsi MSG yang sangat tinggi dengan penambahan berat badan, peningkatan tekanan darah, sakit kepala dan mual.
Beberapa penelitian juga menyarankan MSG dapat berdampak negatif bagi kesehatan otak. Sebuah eksperimen menemukan bahwa MSG dapat menyebabkan pembengkakan dan kematian sel-sel otak dewasa.
Selain mengandung MSG yang tinggi, mi juga mengandung natrium yang berbahaya bagi tubuh apalagi bagi mereka yang sensitif terhadap garam. Beberapa orang yang rentan terhadap peningkatan asupan natrium terhadap peningkatan tekanan darah.
Penelitian menunjukkan bahwa mengurangi asupan natrium dapat bermanfaat bagi mereka yang sensitif terhadap garam. Sebuah studi mengamati dampak berkurangnya asupan garam di lebih dari 3.153 peserta. Para peserta dengan tekanan darah tinggi masing-masing mengonsumsi makanan dengan pengurangan 1.000 mg asupan natrium yang menyebabkan penurunan 0,94 mmHg pada tekanan darah sistolik.
So, kesimpulannya adalah mi bisa saja dikonsumsi sebagai makanan mengenyangkan pengganti nasi. Meski demikian, Anda tidak dianjurkan untuk mengonsumsinya setiap hari karena memiliki dampak yang berbahaya bagi tubuh.
(Renny Sundayani)