Selain olahraga, lakukan latihan pernapasan juga
Latihan pernapasan juga termasuk penting untuk memperkuat otot pernapasan, mendapatkan lebih banyak oksigen, sehingga Anda tidak merasa terlalu sesak. Berikut 2 contoh latihan pernapasan yang bisa Anda lakukan selama 3-4 kali sehari dengan kondisi napas pendek Anda.
Baca juga: Nenek Paling Seksi di Dunia Ini Dilarang Tampil di Media Sosial, Kenapa Ya?
Pursed-lip breathing:
- Lemaskan otot leher dan bahu Anda.
- Tarik napas selama 2 detik melalui hidung Anda, dengan kondisi mulut tertutup/
- Embuskan napas selama 4 detik melalui bibir yang mengerucut. Jika ini terlalu lama menurut Anda, cukup embuskan napas sekuat yang Anda bisa.
- Gunakan pernapasan dengan mengerucutkan bibir ini juga saat berolahraga. Jika Anda mengalami sesak napas, pertama-tama cobalah memperlambat laju pernapasan dan fokus untuk mengeluarkan napas melalui mulut, bukan hidung.
Baca juga: Deretan Wanita Tercantik Dunia Sepanjang Masa, Siapa Sajakah?
Pernapasan diafragma
- Berbaring telentang dengan lutut ditekuk.
- Letakan satu tangan di atas dada, dan satu tangan lagi di atas perut.
- Tarik napas dalam-dalam melalui hidung Anda selama 3 detik. Perut dan tulang rusuk bagian bawah harus naik, tetapi bagian dada harus tetap diam.
- Kemudian, pastikan otot-otot perut Anda kencang atau berkontraksi lalu embuskan napas selama 6 detik melalui bibir yang sedikit mengerucut.
(Fakhri Rezy)