Gejala lidah yang berbulu
- Selain warna lidah yang berubah dan terlihat lebih berbulu, ada gejala lainnya yang mungkin muncul:
- Sensasi terbakar di lidah. Kondisi ini muncul akibat efek dari pertumbuhan jamur atau bakteri.
- Ada rasa geli di atas mulut saat menelan. Kondisi ini timbul karena bagian papila filliformis jadi lebih panjang dan mudah menyentuh ke atap mulut. Beberapa orang yang terlalu sensitif terhadap kondisi ini bisa mengalami tersedak.
- Bau mulut atau dikenal sebagai halitosis. Bau ini juga diakibatkan oleh pertumbuhan bakteri dan jamur dalam mulut.
- Ada rasa logam atau besi di mulut.
- Mual. Rasa tidak nyaman yang Anda rasakan di rongga mulut juga bisa membuat mual sehingga selera makan menurun.
Cara mengatasi lidah yang berbulu
Lidah yang jadi berbulu seringnya hanya timbul sementara, dan biasanya ini bukan pertanda masalah yang lebih serius. Namun, biasanya pemicu timbulnya lidah berbulu ini adalah hasil dari kebiasaan seumur hidup, seperti merokok. Jadi, kebiasaan seperti ini yang pastinya perlu dihindari terlebih dahulu.
Selain itu yang perlu Anda lakukan adalah:
- Menjaga kebersihan mulut dengan menyikat gigi dengan benar, dan membilas mulut saat kotor atau habis makan
- Membersihkan lidah dengan rutin
- Hentikan penggunaan obat yang memicu terjadinya lidah berbulu.
- Hentikan kebiasaan buruk seperti merokok, penggunaan alkohol dan beberapa obat yang dapat menyebabkan lidah berbulu
- Pertimbangkan apa yang dimakan dan diminum. Cairan dan makanan yang berwarna gelap dapat memberikan warna pada bagian papila filliform lidah. Seperti kopi hitam, teh, dan lain sebagainya
- Jika lidah berbulu ini tak kunjung hilang, sebaiknya konsultasikan ke dokter Anda. Perawatan yang biasanya diberikan oleh dokter adalah:
- Obat antifungi atau antibiotik dengan resep
- Obat kumur antiseptik yang bisa dibeli bebas
- Pembedahan untuk memangkas papila filliformis
(Helmi Ade Saputra)