Lebih jauh Arief menambahkan bahwa sesungguhnya, Pandeglang itu memiliki keistimewaan yang bisa dimanfaatkan. Yakni keunggulan soal lokasi, yang mana posisinya dekat dengan Jakarta, yang penduduknya dinilai memiliki daya beli yang baik.
“Orang Jakarta purchase power-nyanya sangat kuat. Di industri pariwisata penting sekali untuk memperpendek jarak. Saya yakin pembangungan akan lebih cepat terwujud apabila ada kerjasama yang baik antara Pemerintah dalam membangun infrastruktur dan pihak swasta yang membangun amenitasnya, seperti resort, hotel dan lain-lain,” tambah Arief.
Sesuai pantauan langsung Okezone di lapangan, acara peresmian Rhino Dive Center ini ditandai dengan penandatanganan prasasti yang dilakukan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya dan didampingi oleh Direktur Utama PT. Jababeka, Tbk Hiyanto Wihadhi, Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy, Bupati Pandeglang, Irna Narulita, Direktur Utama PT. Banten West Java, Poernomo Siswoprasetijo serta Managing Director PT. Banten West Java, Rully Lasahido.
Sementara itu, dengan dibangunnya Rhino Dive Center di kawasan Pantai Tanjung Lesung yang sudah beroperasional ini segera bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas untuk belajar menyelam dan bertukar pengetahuan antara sesama penyelam dan bisa memanfaatkan banyak spot diving atau titik penyelaman yang indah di sekitar Tanjung Lesung seperti shipwreck dan Lighthouse Tanjung Lesung, pulau Sangiang, Liwungan Atol, Krakatau dan Batu Hideung serta Pulau Badul.
(Santi Andriani)