Pada awal Revolusi Industri Rastafarianisme, model rambut ini mulai mendapat popularitas di kalangan populasi Jamaika. Rastafarianisme memiliki keyakinan dari 3 sumber utama yaitu perjanjian lama, budaya suku Afrika, dan budaya suku Hindu. Dalam upaya untuk meniru orang Nazar dan Hindu, mereka mulai memakai model rambut gimbal.
Asosiasi gimbal dengan merokok ganja juga dimulai dengan gerakan Rasta yang berpendapat bahwa merokok itu dapat memfasilitasi orang untuk mendapat pemikiran yang jernih. Hingga saat ini pun, para dreadheads pro dengan ganja. Namun, ada sekte lain dari Rastafarianisme yang mengubah pemikiran tersebut yakni membatasi konsumsi daging merah dan juga alkohol.
Bob Marley sendiri, diidentifikasi sebagai Rastafarian dari gaya rambutnya. Setelah gaya rambut ini dipilih sebagai identitas dirinya, gaya rambut ini pun mulai populer dan berkembang menjadi banyak model lainnya.
Beberapa orang yang memilih gaya rambut ini pun memang memiliki alasannya masing-masing seperti tujuan spiritual, ada pula menggimbalkan rambut untuk mengidentifikasian diri mereka sebagai Rasta, dan ada yang memilih model rambut ini hanya karena menyukai tampilannya saja.
(Utami Evi Riyani)