Rambut Jabrik ala Einstein Ternyata Sindrom Langka Loh!

Annisa Aprilia, Jurnalis
Sabtu 29 September 2018 19:01 WIB
Einstein (Twitter)
Share :

Selain itu, Einstein bersama pengidap rambut uncomable pun mengalami pertumbuhan rambut lebih lambat dari kebanyakan orang pada umumnya. Sekalinya rambut tumbuh warnanya pun berbeda dari rambut yang lain, misalnya saja perak, pirang, atau berwarna seperti jerami.

 Baca juga: Yakin Mandi Kamu Sudah Bersih? Simak Cara-Cara Bersihkan Bagian-Bagian Tubuh Ini!

Meskipun Einstein sendiri mengalami sindrom rambut tidak bisa disisir sampai lanjut usia, sebagian orang beruntung sindromnya menghilang seiring bertambahnya usia. Sebelumnya pada sumber dikatakan hanya ada sekira 100 kasus yang terdokumentasi di seluruh dunia, tapi salah satu peneliti, yaitu Regina Betz dari Universitas Bonn, Jerman, percaya mungkin saja ada ribuan orang yang mengalaminya, tapi belum didiagnosis.

Beralih dari kisah rambut jabrik Einstein, ternyata si bapak yang terkenal di bidang ilmu pengetahuan ini tidak sendiri, sebab ada seorang gadis kecil asal Amerika yang juga mengalami sindrom yang sama. Gadis berusia 18 bulan yang bernama Taylor McGowan tersebut lahir dengan rambut jabrik ala Einstein.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya